ACEH BARAT : Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), bersama Tim Satuan Tugas Adipura, mengundang seluruh elemen masyarakat untuk hadir dalam kegiatan “Ngopi Sampah Bareng” yang akan digelar pada Selasa, 23 September 2025 pukul 17.00 WIB di Meulaboh Premium.
Kegiatan ini bukan sekadar bincang santai. Ini adalah panggilan aksi. Kepala Dinas PUPR Aceh Barat, Kurdi, menegaskan bahwa pengelolaan dan pengurangan sampah adalah tanggung jawab kolektif. “Kita ingin menjadikan Meulaboh sebagai kota yang bersih, sehat, dan asri. Untuk itu, semua pihak—pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, hingga komunitas—harus terlibat aktif,” ujarnya.
Menuju Adipura: Target dan Tantangan. Aceh Barat saat ini berada pada angka 46 poin dari target minimal 60 poin untuk meraih penghargaan Adipura dari Kementerian Lingkungan Hidup. Target kita Oktober ini adalah 60 poin, lalu mengejar 75,2 agar layak mendapatkan Adipura. Ini bukan kerja satu pihak. Ini kerja bersama,” tegas Kurdi.
Langkah Nyata: 3R dan Bank Sampah,sebagai bentuk komitmen, Pemkab telah melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) pengelolaan sampah berbasis 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Selain itu, koordinasi telah dilakukan dengan 21 desa di Kecamatan Johan Pahlawan, serta rencana pembukaan 12 bank sampah baru untuk mengatasi volume sampah kota yang mencapai 33 ton per hari, di mana baru 4 ton yang berhasil dikelola.
Ajak Warga Berpartisipasi. Masyarakat yang ingin berkontribusi dalam gerakan ini dapat mendaftarkan diri melalui Formulir Pendaftaran Ngopi Sampah Bareng. Kegiatan ini terbuka untuk semua kalangan: ASN, aktivis lingkungan, pelajar, wiraswasta, dan masyarakat umum.
Saatnya kita ubah cara pandang. Sampah bukan beban, tapi potensi ekonomi. Mari kita wujudkan Aceh Barat yang bersih dan membanggakan,” tutup Kurdi.
Tim Intelijennews.