Makassar, Intelijennews.com – Polrestabes Makassar bersama jajaran terus menggencarkan patroli dan razia malam guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kota Makassar.
Kegiatan tersebut melibatkan personel gabungan dari Satuan Lalu Lintas, Reskrim, Intelkam Polrestabes Makassar hingga jajaran Polsek.
Kapolrestabes Makassar, Arya Perdana menegaskan bahwa patroli dan razia malam dilakukan sebagai bentuk respons cepat terhadap perkembangan situasi Kamtibmas terkini, khususnya maraknya aktivitas geng motor yang dinilai meresahkan masyarakat.
“Kegiatan malam ini dilakukan untuk menyikapi perkembangan situasi kamtibmas terkini di Kota Makassar.
Sebenarnya setiap hari kami sudah melaksanakan patroli bersama-sama untuk mengantisipasi gerakan-gerakan geng motor, namun malam ini kami lebih masifkan lagi dengan razia dan penindakan,” ujar Kombes Pol Arya Perdana.
Ia berharap langkah tegas yang dilakukan aparat kepolisian mampu memberikan efek jera kepada para pelaku sehingga tidak lagi melakukan aksi yang dapat mengganggu ketertiban umum maupun melakukan tindak pidana.
“Mudah-mudahan dengan tindakan seperti ini mereka tidak lagi melakukan hal-hal yang meresahkan masyarakat, apalagi sampai melakukan tindak pidana,” lanjutnya.
Kapolrestabes juga menegaskan bahwa pihaknya tidak akan ragu mengambil tindakan tegas terhadap siapa pun yang terbukti melakukan tindak pidana ataupun membahayakan keselamatan warga.
“Kalau memang melakukan tindak pidana tentu akan kami tindak tegas, apalagi sampai menyakiti masyarakat.
Tetapi kalau belum melakukan tindak pidana, kami akan amankan dan bubarkan supaya tidak ada lagi kegiatan negatif seperti itu,” tegasnya.
Menurut Arya Perdana, sebagian besar kelompok geng motor yang diamankan diketahui berasal dari luar Kota Makassar.
Karena itu, patroli dan razia difokuskan di sejumlah titik perbatasan guna mencegah mereka masuk ke wilayah kota.
“Kebanyakan mereka berasal dari luar Kota Makassar.
Karena itu kami berada di wilayah perbatasan supaya mereka tidak masuk ke Kota Makassar,” ungkapnya.
Ia juga menyayangkan fakta bahwa mayoritas anggota geng motor yang diamankan masih berusia di bawah umur, yakni berkisar antara 13 hingga 16 tahun.
“Rata-rata anggota geng motor yang kami amankan usianya masih 13, 14, 15 sampai 16 tahun,” ucapnya.
Di akhir keterangannya, Kapolrestabes Makassar mengimbau para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak mereka, terutama pada malam hari, demi mencegah terjadinya aksi kriminal maupun menjadi korban kejahatan jalanan.
“Kepada para orang tua, kalau anak-anaknya masih berusia dini jangan keluar rumah sampai lewat pukul 12 malam.
Ini untuk memperkecil kemungkinan menjadi korban ataupun melakukan tindakan kriminal,” pungkasnya.
Rahmat jafar