Intelijen News,Makassar– Kebijakan baru yang melarang pemasangan tenda bagi pedagang pisang epe di kawasan Pantai Losari menuai keluhan dari para pelaku usaha kecil.
Kebijakan yang diterapkan oleh pihak pengelola kawasan tersebut dinilai berdampak langsung terhadap aktivitas jual beli, terutama saat cuaca hujan.
Pantauan pada Kamis malam (11/6/2026), sejumlah pedagang pisang epe terlihat tetap berjualan di tengah kondisi hujan tanpa perlindungan tenda.
Akibatnya, peralatan jualan dan produk dagangan mereka berisiko terkena air hujan yang dapat memengaruhi kualitas serta kenyamanan pelanggan.
Para pedagang mengaku kebijakan tersebut cukup memberatkan karena pisang epe merupakan salah satu kuliner khas yang menjadi daya tarik utama Pantai Losari.
Selain melayani wisatawan, hasil penjualan setiap malam menjadi sumber penghasilan utama bagi banyak keluarga yang menggantungkan hidup dari usaha tersebut.
Sejumlah pedagang berharap pemerintah dan pengelola kawasan dapat melakukan evaluasi terhadap aturan yang diberlakukan, khususnya saat kondisi cuaca tidak mendukung.
Mereka menilai penataan kawasan tetap penting, namun perlu diimbangi dengan solusi yang tidak merugikan pelaku usaha kecil.
Di sisi lain, hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai alasan dan tujuan penerapan larangan pemasangan tenda tersebut.
Masyarakat berharap adanya dialog antara pengelola kawasan dan para pedagang agar tercipta solusi yang tetap menjaga estetika Pantai Losari tanpa mengabaikan keberlangsungan usaha para pedagang kuliner yang telah lama menjadi bagian dari identitas wisata Kota Makassar.
( Tim Redaksi )