ACEH BARAT : Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Aceh Barat menunjukkan dedikasi luar biasa melalui aksi bersih-bersih kota Meulaboh yang dilakukan sejak pagi hingga sore hari. Para petugas kebersihan, yang kerap disebut sebagai “Pejuang Kebersihan”, bekerja tanpa mengenal lelah demi memastikan lingkungan tetap bersih dan nyaman untuk seluruh masyarakat.
Kegiatan dimulai sejak pagi dengan pembersihan area pemakaman korban bencana alam gempa dan tsunami di Desa Suak Indrapuri. Sore harinya, mereka melanjutkan tugas mulia ini dengan membersihkan area Makam Pahlawan di Desa Rundeng, dan kemudian menyisir lokasi pelaksanaan upacara HUT RI ke-80 yang akan digelar di halaman Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Barat, Desa Lapang.
Dedikasi di Tengah Perayaan, di saat banyak orang menikmati momen perayaan bersama keluarga, para petugas kebersihan justru memilih untuk berkeringat dan bergelut dengan sampah demi menjaga keindahan kota. Mereka rela mengorbankan waktu bersama orang tercinta demi menjalankan tanggung jawab mulia: memastikan Meulaboh bebas dari sampah saat peringatan kemerdekaan berlangsung.
Ajakan pun disampaikan kepada seluruh masyarakat untuk turut menjaga kebersihan dan melestarikan lingkungan yang sehat dan nyaman, khususnya di momen bersejarah ini di bumi Teuku Umar.
Kepemimpinan yang Turun Tangan Langsung. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Aceh Barat, Bukhari, ST, turut hadir langsung di lapangan untuk mengawasi proses pembersihan. Sosok beliau dikenal memiliki integritas tinggi, disiplin, dan tanggung jawab yang luar biasa. Tidak hanya memberi arahan, beliau juga bekerja sama dengan para petugas kebersihan, menunjukkan bahwa kepemimpinan sejati adalah yang hadir dan beraksi di tengah masyarakat.
“Pekerjaan tidak boleh ditunda. Tuntaskan hari ini, karena besok kita akan menghadapi tantangan baru,” tegas Bukhari.
Tantangan dan Harapan, meski masih terdapat kritik di media sosial terkait penanganan sampah yang dianggap belum maksimal, fakta di lapangan menunjukkan bahwa petugas kebersihan telah bekerja keras setiap hari. Ironisnya, sampah yang telah dibersihkan hari ini sering kali muncul kembali esok harinya di lokasi yang sama.
Hal ini mencerminkan rendahnya kesadaran sebagian masyarakat terhadap pentingnya kebersihan lingkungan. Kurangnya empati terhadap sesama yang terdampak oleh perilaku membuang sampah sembarangan menjadi tantangan besar yang harus diatasi bersama.
Mari Bersama Menjaga Lingkungan. Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Aceh Barat mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu menjaga kebersihan kota. Jadikan momentum HUT RI ke-80 sebagai titik balik untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, demi Meulaboh yang bersih, sehat, dan bermartabat.
Tim Intelijennews.