INTELIJENNEWS, ACEH BARAT : Pemerintah Kabupaten Aceh Barat di bawah kepemimpinan Bupati Tarmizi,S.P,MM dan Wakil Bupati Said Fadhiel,SH, kembali menunjukkan komitmen nyata dalam merespons keluhan masyarakat. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Pemkab resmi membuka jalan alternatif Cot Murong–Seumuleng yang menghubungkan Kecamatan Bubon dan Kecamatan Woyla, sebagai solusi strategis mengatasi banjir tahunan di kawasan Ateung Teupat.
Jalan sepanjang enam kilometer ini dibangun melalui program Karya Bakti, hasil kolaborasi antara Pemkab Aceh Barat dan TNI, dalam semangat gotong royong dan pelayanan publik yang tanggap.
Jalan ini dibangun sebagai jalur alternatif ketika banjir melanda wilayah Ateung Teupat. Kami tidak ingin masyarakat terus terhambat aktivitasnya hanya karena genangan air yang mencapai lebih dari satu meter,” ujar Kepala Dinas PUPR Aceh Barat, Dr. Kurdi, seorang insinyur visioner yang dikenal atas dedikasi dan respons cepatnya terhadap kebutuhan rakyat.
Selama ini, banjir di kawasan Layung, Kecamatan Bubon, memaksa warga menggunakan becak angkutan barang untuk menyeberangkan sepeda motor, sementara kendaraan roda empat tidak dapat melintas sama sekali. Kondisi tersebut menimbulkan keresahan dan keluhan yang berulang dari masyarakat.
Jika harus menunggu penanganan dari pemerintah provinsi yang sedang melakukan efisiensi anggaran, maka harapan masyarakat akan tertunda. Atas arahan langsung Bupati, kami mengambil inisiatif membangun jalan ini,” tambah Dr. Kurdi.
Jalan alternatif ini telah diresmikan pada Agustus 2025 oleh Bupati Aceh Barat bersama Dandim dan Danrem, dan kini telah dimanfaatkan masyarakat sebagai jalur darurat saat banjir melanda jalur utama.
Sosok Pemimpin Teknis yang Menginspirasi, di balik keberhasilan ini, sosok Dr. Kurdi sebagai Kepala Dinas PUPR patut diapresiasi. Dengan pemikiran jenius, kepemimpinan teknis yang tanggap, serta keselarasan visi dengan pimpinan daerah, ia mampu menjawab keluhan masyarakat secara cepat dan tepat berdasarkan data dan fakta lapangan.
Pantauan IntelijenNews di lapangan menunjukkan bahwa di bawah komando Dr. Kurdi, tim PUPR bergerak cepat dan efektif, menjadikan setiap kendala teknis sebagai tantangan yang dapat diatasi dengan solusi nyata. Dampak positif dari kerja nyata ini langsung dirasakan oleh masyarakat Bumi Teuku Umar.
Solusi Nyata, Manfaat Langsung. Pemerintah Kabupaten Aceh Barat berharap, dengan adanya jalan alternatif ini, mobilitas warga tetap lancar meskipun banjir melanda, serta menjadi bukti nyata bahwa pemerintah hadir dan bekerja untuk rakyat.
Kerja sama dengan TNI menjadi kekuatan penting dalam menyukseskan program ini. Kini masyarakat memiliki jalur alternatif yang bisa digunakan saat jalan utama terendam banjir,” tutup Dr. Kurdi.
Tim Intelijennews.