INTELIJENNEWS,ACEH BARAT — Dalam rangka memperkuat disiplin kerja dan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, Bupati Aceh Barat Tarmizi SP, MM bersama Wakil Bupati Said Fadheil memimpin apel pagi di RSUD Cut Nyak Dien, Senin (29/9). Kegiatan ini turut dihadiri oleh Plt. Sekda Wistha Nowar dan Asisten Pemerintahan Ifan Murdani.
Usai apel, jajaran pimpinan daerah menggelar forum diskusi terbuka dengan para pegawai rumah sakit. Forum ini menjadi wadah evaluasi sekaligus langkah awal pembenahan internal RSUD Cut Nyak Dien.
Bupati Tarmizi menegaskan pentingnya strategi konkret untuk mewujudkan pelayanan prima yang adil, profesional, dan menyejahterakan semua pihak. “Segala hambatan pelayanan harus segera dicari solusinya. Kita ingin RSUD menjadi institusi yang dipercaya dan berpihak pada masyarakat,” tegasnya.
Terkait hak dan kesejahteraan pegawai, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat berkomitmen untuk memenuhinya secara bertahap dan berkeadilan. “Tidak boleh ada kubu-kubu dalam bicara kesejahteraan. Keadilan harus menjadi prinsip utama,” ujar Tarmizi.
Dalam forum tersebut, Bupati juga menyoroti pentingnya independensi manajemen rumah sakit dari pengaruh eksternal. “Dulu, tekanan politik dan bisnis sering menghambat profesionalisme. Sekarang, RSUD harus kembali independen dan fokus pada pelayanan,” katanya.
Ia menekankan agar tim pengawas yang dibentuk benar-benar menjalankan fungsi kontrol secara efektif. “Yang ditugaskan harus punya kapasitas. RSUD Cut Nyak Dien harus berbenah seperti rumah sakit lain yang sudah lebih maju,” tambahnya.
Bupati Tarmizi juga menegaskan bahwa pengelolaan rumah sakit harus bebas dari intervensi politik. “Kita sadar ada pihak besar yang mencoba menghalangi, tapi fokus kita adalah menjaga independensi dan profesionalisme,” ujarnya.
Dalam upaya peningkatan layanan, Bupati mendorong percepatan operasional Cathlab—ruang khusus untuk prosedur diagnostik dan intervensi jantung serta pembuluh darah—agar segera berfungsi tahun ini. Ia juga menekankan pentingnya penguatan kelembagaan BLUD dan struktur pendapatan sebagai langkah menuju kemandirian rumah sakit.
“Potensi pendapatan RSUD harus dimaksimalkan. Cathlab harus aktif tahun ini sebagai bagian dari transformasi layanan,” pungkasnya.
Dengan komitmen terhadap pembenahan, independensi, dan profesionalisme, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat berharap RSUD Cut Nyak Dien dapat menjadi pusat pelayanan kesehatan yang berkualitas, berintegritas, dan dipercaya masyarakat.
Tim Intelijennews.