Pemulihan Pasca Banjir: SD Negeri Pasie Birah Kembali Bersih.

Pemulihan Pasca Banjir: SD Negeri Pasie Birah Kembali Bersih.

INTELIJENNEWS,ACEH BARAT – Kegiatan bakti sosial kemanusiaan berupa pembersihan sarana publik di SD Negeri Pasie Birah, Kecamatan Woyla Induk, Kabupaten Aceh Barat, telah tuntas dilaksanakan pada hari ini. Aksi ini digelar oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Aceh Barat bersama jajaran Danramil Woyla Induk, Dinas Pendidikan, serta Camat Woyla Induk, dengan tujuan memulihkan fungsi sekolah pasca banjir dan longsor.

Armada dan Personel
Untuk mendukung kelancaran kegiatan, dikerahkan:
– 1 unit JCB
– 1 unit excavator
– 1 unit mobil pemadam kebakaran untuk penyiraman lumpur
– 4 unit dump truck
– 30 personel gabungan (25 dari Kodim dan 10 dari Danramil)

Material hasil pembersihan dibawa ke lokasi pembuangan, sebagian ditampung oleh warga setempat.

– Kadis Pendidikan Aceh Barat, Dr. Husein, menegaskan bahwa misi bakti sosial akan terus digelar agar seluruh sarana publik, khususnya sekolah, kembali berfungsi normal.

– Kadis Lingkungan Hidup Aceh Barat, Bukhari, ST, menyatakan komitmen penuh dalam penanganan pasca bencana. “Kami berupaya agar seluruh sekolah di Aceh Barat terbebas dari lumpur dan dapat digunakan kembali,” ujarnya.

– Danramil Woyla Induk, Kapten Inf. Sunai’m, menambahkan bahwa jajaran TNI siap membantu dan memastikan kegiatan berlangsung aman serta terkendali. Ia juga mengajak masyarakat untuk turut serta menjaga kebersihan sekolah.

– Camat Woyla Induk, Deddi Wahyudi, SE, M.Si, menegaskan komitmen bersinergi dengan instansi terkait. Ia mengingatkan aparatur desa agar turun langsung membantu, dan menekankan bahwa instruksi yang tidak diindahkan akan dilaporkan kepada Bupati untuk tindak lanjut.

Pembersihan sempat menghadapi kendala teknis, termasuk kerusakan excavator pada Minggu malam. Namun, perbaikan segera dilakukan dan seluruh pekerjaan berhasil diselesaikan pada Senin, 12 Januari 2026. Area sekolah kini bersih dan aman, sehingga aktivitas belajar mengajar dapat kembali berjalan tanpa hambatan.

Meski warga menilai penanganan sempat terlambat, langkah tegas Kadis Lingkungan Hidup dengan mendatangkan excavator dari TPA terbukti efektif. Pekerjaan dimulai pukul 18.00 WIB dengan pengawasan langsung dari Kadis DLH, Kadis Pendidikan, serta tim Pengawasan dan Publikasi Nasional.

Langkah ini bukan pencitraan, melainkan bentuk tanggung jawab moral terhadap masyarakat, guru, dan siswa. Targetnya, seluruh sarana pendidikan di Aceh Barat dapat segera pulih dengan penanganan yang terencana dan tepat sasaran.

Tim Intelijennews.

Tinggalkan Balasan