Peresmian Ruas Jalan Alternatif Seumuleng–Cot Murong Sepanjang 6,048 Meter.

Peresmian Ruas Jalan Alternatif Seumuleng–Cot Murong Sepanjang 6,048 Meter.

ACEH BARAT : Pemerintah Kabupaten Aceh Barat bersama Komando Resor Militer (Korem) 012/TU secara resmi meresmikan ruas jalan alternatif Seumuleng–Cot Murong sepanjang 6.048 meter pada Senin (18/8). Peresmian ini dilakukan oleh Bupati Aceh Barat, Tarmizi, SP., MM., bersama Danrem 012/TU Kolonel Inf Benny Rahadian, SE.Han., serta unsur Forkopimda Aceh Barat.

Jalan alternatif ini menghubungkan Desa Seumuleng di Kecamatan Bubon dengan Cot Murong di Kecamatan Woyla, dibangun melalui program Karya Bhakti Kodim 0105/Aceh Barat secara swakelola. Pembangunan ini bertujuan sebagai solusi atas seringnya banjir yang melanda ruas jalan Ateung Teupat di Kecamatan Bubon, yang selama ini mengganggu aktivitas masyarakat.

Komandan Kodim 0105/Aceh Barat, Letkol Inf Hendra Mirza, menyampaikan bahwa jalan ini dibangun dengan perkerasan kerikil sepanjang 6,048 meter (6,48 kilometer) dengan total anggaran sebesar Rp1 miliar. Dana tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Aceh Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Alhamdulillah, pembangunan jalan alternatif ini telah selesai sesuai target. Kami berterima kasih kepada masyarakat Desa Seumuleng atas partisipasi aktif mereka, sehingga proyek ini dapat diselesaikan tepat waktu dan kini sudah bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dari Woyla menuju Bubon maupun ke Kota Meulaboh,” ujar Letkol Inf Hendra Mirza.

Bupati Aceh Barat, Tarmizi, SP., MM., menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara Pemkab Aceh Barat dan Kodim 0105/Aceh Barat dalam menyelesaikan proyek ini.

Walaupun dengan keterbatasan anggaran, pembangunan jalur alternatif ini menjadi prioritas sebagai bentuk respon atas keluhan masyarakat yang selama ini terhambat akibat banjir di jalan Ateung Teupat,” ungkap Bupati Tarmizi.

Beliau menambahkan bahwa meskipun jalan ini masih berupa perkerasan kerikil, keberadaannya sudah sangat membantu mobilitas masyarakat, khususnya pengendara sepeda motor yang sebelumnya harus mengeluarkan biaya tambahan untuk melewati banjir.

Insyaallah, ke depan kami akan terus berupaya melobi pemerintah pusat agar ruas jalan ini dapat ditingkatkan menjadi jalan aspal melalui anggaran APBN. Harapannya, tahun depan pengaspalan dapat segera dilakukan demi meningkatkan konektivitas dan kenyamanan masyarakat,” tutupnya.

Acara peresmian turut dihadiri oleh unsur Forkopimda Aceh Barat, Kepala Dinas PUPR Aceh Barat Dr. Kurdi beserta jajaran dinas terkait, Camat Woyla dan Bubon, Keuchik Gampong Seumuleng, tokoh masyarakat setempat, serta para undangan lainnya.

Tim Intelijennews.

Tinggalkan Balasan