Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Mesjid Baitul Muttaqin: Momentum Berharga Pemersatu Umat.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Mesjid Baitul Muttaqin: Momentum Berharga Pemersatu Umat.

ACEH BARAT : Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di Mesjid Baitul Muttaqin, Jalan Geurute, Dusun 1 Gampong Kuta Padang, Kecamatan Johan Pahlawan, berlangsung dengan penuh khidmat dan kemeriahan. Kegiatan ini menjadi momen penting dalam mensyiarkan ajaran Rasulullah SAW sekaligus mempererat silaturahmi antar masyarakat.

Lebih dari 700 peserta zikir hadir memenuhi area mesjid. Mereka berasal dari lima pesantren dan dua desa, yakni Pesantren Mesjid Baroh Reusak, Pesantren Pasie Jambu, Pesantren Serambi Meukah Meulaboh, Pesantren Babul Ismi Blang Beurandang, Pesantren Alhamdulillah Desa Lapang, serta warga dari Desa Cot Pluh dan Desa Mesjid Tuha.

Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Lantunan zikir dari masing-masing peserta menggema di seluruh penjuru mesjid, menciptakan suasana spiritual yang mendalam dan menyejukkan hati. Kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk penghormatan terhadap Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah.

Kepala Dusun 1, Jauhari (akrab disapa Mex), menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi merupakan ajang penting untuk mempererat hubungan antarwarga. “Peringatan Maulid Nabi ini bertujuan untuk memperingati hari kelahiran Rasulullah SAW dan mempererat tali silaturahmi antar warga dan masyarakat sekitar,” ujarnya.

Selain zikir bersama, acara juga diisi dengan sedekah nasi dari warga dan pemberian santunan kepada anak-anak yatim. Menurut Jauhari, kepedulian terhadap anak yatim adalah bagian dari tanggung jawab sosial yang harus dijaga bersama. “Kehadiran mereka dan menyantuni adalah bentuk kasih sayang yang tulus. Sedekah yang paling indah adalah ketika kita memperhatikan anak-anak yatim dengan ikhlas dan sentuhan lembut yang tidak menyakiti, melainkan menghapus air mata mereka,” tambahnya.

Ia juga memberikan apresiasi atas kekompakan warga Dusun 1 yang berperan aktif dalam menyukseskan acara. “Berkat kekompakan dan kerjasama seluruh pemuda dan warga, Maulid tahun ini berlangsung meriah, lancar, dan sukses. Solidaritas yang terjalin sangat luar biasa, semua bergotong-royong dan saling bahu-membahu,” tuturnya.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Mesjid Baitul Muttaqin bukan sekadar seremoni keagamaan, melainkan sebuah gerakan spiritual dan sosial yang menghidupkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan bermasyarakat. Semangat kebersamaan dan cinta terhadap Rasulullah SAW menjadi kekuatan utama yang menyatukan masyarakat dalam satu tujuan mulia.

Tim Intelijennews.

Tinggalkan Balasan