Ratusan Jemaah Mengamuk di Polres Kendari, TRG Akui Dana Umrah Rp11 Miliar Ludes!

INTELIJEN NEWS, Kendari – Ratusan jemaah korban dugaan penipuan biro perjalanan umrah Tajak Ramadhan Grup (TRG) mendatangi kantor Polres Kendari pada Sabtu (21/2/2026). Kedatangan para jemaah ini untuk menuntut kejelasan terkait keberangkatan umrah yang tak kunjung terealisasi.

Suasana di halaman Mapolres sempat memanas. Para jemaah yang merasa dirugikan meluapkan kekecewaan mereka dengan berteriak dan mendesak pihak travel bertanggung jawab. Sejumlah aparat kepolisian tampak berjaga untuk mengamankan situasi agar tidak terjadi bentrok.

Dalam pertemuan yang berlangsung tegang antara perwakilan jemaah, pihak kepolisian, dan manajemen TRG, terungkap fakta mengejutkan. Pihak TRG akhirnya mengakui bahwa dana jemaah yang terkumpul sebesar Rp11 miliar sudah tidak ada.

Pengakuan tersebut sontak membuat suasana ruangan memanas. Sejumlah jemaah histeris dan tidak kuasa menahan emosi. Mereka mengaku telah menyetorkan biaya umrah sejak tahun lalu dengan harapan bisa berangkat pada musim Ramadhan tahun ini.

“Kami hanya ingin kepastian. Uang kami miliaran rupiah, hasil jerih payah bertahun-tahun,” ujar salah satu jemaah dengan nada kecewa.

Pihak kepolisian menyatakan akan mendalami kasus tersebut dan melakukan pemeriksaan terhadap pihak manajemen TRG. Aparat juga mengimbau para korban untuk tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak berwenang.

Kasus ini menjadi perhatian serius, mengingat nilai kerugian yang mencapai Rp11 miliar serta jumlah korban yang diduga mencapai ratusan orang. Polisi memastikan akan mengusut tuntas dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan dana jemaah umrah tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

TIM REDAKSI

Tinggalkan Balasan