MAKASSAR, IntelijenNews.com – Mako Kodaeral VI berubah menjadi lautan manusia. Ribuan warga Makassar dan sekitarnya memadati kawasan pangkalan TNI Angkatan Laut (TNI AL) dalam gelaran Naval Base Open Day (NBOD) 2026, Minggu (9/8/2026).
Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati HUT Kodaeral VI tersebut menghadirkan berbagai atraksi menarik, mulai dari Fun Bike, Flying Pass pesawat tempur, atraksi pasukan elite TNI AL, terjun payung, hingga kesempatan langka bagi masyarakat untuk melihat dari dekat kapal-kapal perang milik TNI AL.
Sejak pagi, antusiasme masyarakat sudah terlihat. Warga datang bersama keluarga dan memenuhi berbagai sudut Mako Kodaeral VI. Anak-anak hingga orang dewasa tampak antusias menyaksikan rangkaian kegiatan yang dikemas sebagai bentuk keterbukaan sekaligus upaya mempererat hubungan antara TNI AL dan masyarakat.
Kemeriahan diawali dengan kegiatan Fun Bike yang dilepas langsung oleh Komandan Kodaeral VI, Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz, S.H., M.M. Rombongan pesepeda kemudian melintasi sejumlah ruas jalan protokol Kota Makassar dengan membawa semangat kebersamaan dan nasionalisme.
Tak berhenti di situ, suasana semakin meriah ketika masyarakat disuguhi aksi Flying Pass pesawat tempur Sukhoi di langit Makassar. Atraksi tersebut menjadi salah satu momen yang paling menarik perhatian pengunjung.
Kejutan lainnya datang dari aksi pasukan elite Kopaska TNI AL bersama prajurit Kowal yang menampilkan atraksi terjun payung. Ketepatan dan keberanian para prajurit mendapat sambutan meriah dari ribuan penonton yang memadati lokasi kegiatan.
Sementara itu, Dermaga Layang Mako Kodaeral VI menjadi salah satu lokasi favorit pengunjung. Dalam kegiatan Open Ship, masyarakat diberi kesempatan untuk melihat lebih dekat sejumlah kapal perang TNI AL.
Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah KRI Golok-688, kapal perang dengan desain khas yang membuatnya menjadi primadona di tengah antusiasme pengunjung. Selain itu, masyarakat juga dapat menyaksikan dari dekat KRI Nala-363 dan KRI Wondama-527 yang bersandar di kawasan dermaga.
Kesempatan tersebut dimanfaatkan warga untuk mengabadikan momen bersama keluarga. Bagi sebagian pengunjung, NBOD menjadi pengalaman istimewa karena mereka dapat melihat secara langsung alutsista TNI AL yang selama ini hanya diketahui melalui pemberitaan maupun media.
Dalam sambutannya, Dankodaeral VI menegaskan bahwa NBOD bukan sekadar kegiatan perayaan HUT, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara TNI AL dan masyarakat.
“NBOD 2026 adalah wujud nyata kemanunggalan TNI AL dengan rakyat. Kami ingin masyarakat mengenal lebih dekat kapal-kapal perang kita dan merasakan kebanggaan memiliki TNI AL yang profesional, modern, dan tangguh,” ujar Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz.
Salah seorang pengunjung, Fitrah, mengaku sangat terkesan dengan rangkaian kegiatan NBOD 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pengalaman baru, khususnya bagi anak-anak.
“Ini pengalaman pertama saya bisa naik kapal perang dan melihat langsung KRI Golok. Rasanya bangga sekali punya TNI AL sehebat ini. Event ini sangat menghibur dan edukatif, apalagi anak-anak saya sangat senang melihat atraksi terjun payung,” ungkapnya.
Kemeriahan semakin lengkap dengan penampilan Drum Band pelajar TK dan SMA Hang Tuah. Atraksi perahu layar dan jet ski di sekitar perairan dermaga juga turut menambah semarak suasana perayaan.
Gelaran tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh penting, di antaranya jajaran Pangdam XIV/Hasanuddin, Wali Kota Makassar, serta pimpinan instansi vertikal, perbankan dan mitra strategis lainnya di Sulawesi Selatan.
Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan kuatnya sinergi dan soliditas antarlembaga dalam menjaga keamanan serta stabilitas wilayah maritim, khususnya di kawasan Indonesia Timur.
NBOD 2026 pun sukses menjadi magnet bagi masyarakat Makassar. Ribuan warga yang hadir menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat untuk mengenal lebih dekat kehidupan prajurit dan kekuatan pertahanan laut Indonesia.
Bukan sekadar tontonan, NBOD menjadi ruang bagi TNI AL untuk mendekatkan diri kepada masyarakat sekaligus menanamkan rasa bangga terhadap kekuatan pertahanan nasional.
( Tim Redaksi )