Sholat Hari Raya Idul Adha di Masjid Al-Munawwarah, Khatib Ikuti Empat Warisan Nabi Ibrahim AS

Sholat Hari Raya Idul Adha di Masjid Al-Munawwarah, Khatib Ikuti Empat Warisan Nabi Ibrahim AS

PASANGKAYU, SULBAR, Intelijennews.com., – 5 Juni 2025 – Gema takbir berkumandang memenuhi langit pagi di Desa Bulu Mario, Kecamatan Sarudu, Kabupaten Pasangkayu. Sinar mentari yang cerah seakan mengiringi langkah umat Islam dari berbagai penjuru yang berbondong-bondong menuju Masjid Al-Munawwarah untuk menunaikan Sholat Hari Raya Idul Adha 1446 H.

 

Sebelum pelaksanaan sholat dimulai, Ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Al-Munawwarah, Sultan S.Pd.I, dalam sambutannya menyampaikan capaian program sosial masjid selama dua tahun terakhir. Ia menjelaskan bahwa pihaknya telah berhasil menyalurkan berbagai bantuan kepada fakir miskin, kaum jompo, dan warga kurang mampu di sekitar desa. Bantuan tersebut sepenuhnya bersumber dari zakat mal, zakat profesi, dan zakat penghasilan yang dikumpulkan dari masyarakat.

 

“Semua bantuan ini murni dari dana zakat yang telah terkumpul, tanpa dicampur dengan dana amal atau sedekah,” tegas Sultan di hadapan para jamaah.

 

Tahun ini, lanjut Sultan, jumlah hewan qurban yang terkumpul di Desa Bulu Mario sebanyak 34 ekor, terdiri dari sapi dan kambing. Sementara itu, khusus di Masjid Al-Munawwarah, terdapat sembilan ekor hewan yang disembelih: delapan ekor sapi dan satu ekor kambing. “Mudah-mudahan jumlah ini terus bertambah di tahun-tahun berikutnya,” harapnya.

 

Dalam khutbah Idul Adha, Ustaz Fadli—pengasuh Pondok Pesantren Tahfiz Al-Mujahidin Dapurang—mengajak umat Islam untuk meneladani empat warisan luhur Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.

 

“Ada empat pelajaran penting dari kisah pengorbanan ini,” ujar Ustaz Fadli. “Pertama, memiliki idealisme dalam keimanan. Kedua, berbaik sangka kepada perintah Allah, meskipun secara logika tampak berat. Ketiga, mengedepankan dialog dalam keluarga. Dan keempat, memiliki ketajaman hati dalam menangkap isyarat petunjuk dari Allah, bahkan melalui mimpi.”

 

Setelah pelaksanaan sholat, panitia langsung melaksanakan penyembelihan sembilan ekor hewan qurban yang telah disiapkan. Daging qurban kemudian dibagikan kepada seluruh masyarakat Desa Bulu Mario secara merata sesuai dengan tuntunan syariat Islam.

 

“Alhamdulillah, amanah ini telah kami tunaikan dengan sebaik-baiknya,” ujar salah seorang panitia dengan penuh syukur.(H.M/Ans)

Tinggalkan Balasan