Siswa SDI Unggulan BTN Pemda Kecewa, Distribusi MBG Tak Kunjung Datang

Siswa SDI Unggulan BTN Pemda Kecewa, Distribusi MBG Tak Kunjung Datang

Makassar, Intelijennews.com – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) kembali menuai sorotan. Kali ini, keterlambatan distribusi dari dapur SPPG Yayasan Panrita Anre Celebes memicu kekecewaan di lingkungan SD Inpres Unggulan BTN Pemda.

Pasalnya, makanan yang dijadwalkan tiba pada Rabu (8 April 2026) hingga siang hari belum juga sampai di sekolah. Padahal, berdasarkan keterangan salah satu guru, pihak dapur sebelumnya telah berjanji akan melakukan pengantaran sekitar pukul 11.00 WITA. Namun, janji tersebut tidak terealisasi.

Kondisi ini berdampak langsung pada siswa-siswi yang saat ini tengah menjalani ujian tengah semester. Sejumlah siswa bahkan telah pulang sebelum makanan tiba, sehingga manfaat program MBG tidak dirasakan secara optimal.

Pihak sekolah pun mengambil sikap tegas dengan menolak distribusi makanan pada hari tersebut. Penolakan ini bukan tanpa alasan, melainkan sebagai bentuk evaluasi atas keterlambatan yang disebut bukan pertama kali terjadi.

“Kami berharap ada perhatian serius. Keterlambatan ini sudah berulang, bukan hanya hari ini,” ungkap salah satu tenaga pendidik.

Situasi ini memunculkan desakan agar pengelolaan program MBG, khususnya oleh Yayasan Panrita Anre Celebes, segera dievaluasi secara menyeluruh. Konsistensi dan profesionalisme dinilai menjadi kunci utama agar program yang menggunakan anggaran negara ini dapat berjalan sesuai tujuan.

Sementara itu, Kepala SPPG Yayasan Panrita Anre Celebes, Akil, hingga saat ini belum memberikan tanggapan resmi terkait persoalan tersebut. Padahal, kritik yang muncul dinilai sebagai bagian dari kontrol sosial demi perbaikan layanan ke depan.

Masyarakat dan pihak sekolah berharap ada langkah konkret, baik dalam bentuk pembenahan sistem distribusi maupun penegakan sanksi jika ditemukan kelalaian. Program MBG diharapkan tetap menjadi solusi pemenuhan gizi siswa, bukan justru menimbulkan persoalan baru di lapangan.

 

Zuol

Tinggalkan Balasan