Tim Pejuang Kebersihan Bersinergi dalam Karya Bhakti Teritorial Prima di Aceh Barat.

Tim Pejuang Kebersihan Bersinergi dalam Karya Bhakti Teritorial Prima di Aceh Barat.

ACEH BARAT : Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menggelar kegiatan Karya Bhakti Teritorial Prima pada Kamis, 4 September 2025, pukul 08.30 WIB di Pasar Bina Usaha, Jl. Lueng Aneuk Ayek, Gampong Ujung Kalak, Kecamatan Johan Pahlawan. Kegiatan ini merupakan bentuk nyata gotong royong lintas sektor dalam menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan pasar.

Kolaborasi Lintas Instansi, kegiatan ini melibatkan sekitar 75 peserta dari berbagai unsur, antara lain:
– TNI, POLRI, Pemerintah Daerah, Mahasiswa, dan Masyarakat
– Tokoh yang hadir:
– Mayor Inf Sarasin Celianto (Kasiter Korem 012/TU)
– Mayor Cke Teguh Widodo (Kasdim 0105/Abar)
– Kapten Inf Mare Mare (Pasi Bakti Korem 012/TU)
– AKP Irfan Ismail, SAB (Kapolsek Johan Pahlawan)
– Kapten Inf Hermanto, SH (Danramil 07/Johan Pahlawan)
– Lettu Inf Rohman Sarun (Plh Pasiter Kodim 0105/Abar)
– Letda Inf Nur Baini (Danton Kipan-C Yonif 116/GS)
– Juliadi Hamid, SE (Kepala UPTD Pasar)
– Arsil, SH (Kabid Trantib Satpol PP)
– Mahasiswa STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh
– Muslem, M.Si (Kabid KKL DLH Aceh Barat)
– Tim Pejuang Kebersihan DLH
– Pengawasan Publikasi Nasional Intelijennews

Kepala DLH Aceh Barat, Bukhari, ST, menyampaikan melalui sambungan WhatsApp kepada Intelijennews bahwa kegiatan ini bertujuan menciptakan pasar yang bersih, nyaman, dan sehat. “Kebersihan lingkungan pasar adalah bentuk dukungan terhadap program Pemda Aceh Barat dan mempererat hubungan antar-pedagang, pengelola pasar, dan masyarakat,” ujarnya.

DLH mengerahkan Tim Pejuang Kebersihan yang terdiri dari petugas taman, reol, dan tenaga harian lepas (THL), serta 3 unit kendaraan L300 dan dump truck untuk pengangkutan sampah.

Edukasi Lingkungan: Tanggung Jawab Bersama, kegiatan ini juga menjadi momentum edukatif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan. DLH mengajak seluruh elemen masyarakat untuk:
– Tidak membuang sampah sembarangan
– Tidak membakar sampah
– Menyediakan tong pemilah sampah di depan ruko
– Tidak memasang tenda melebihi standar ruko demi menjaga estetika kota

DLH juga mendorong pemanfaatan sampah sebagai sumber penghasilan:
– Sampah plastik, kertas, dan kardus dapat disetor ke bank sampah terdekat atau Bank Sampah Induk (BSI) DLH
– Sampah organik dapat diolah menjadi pupuk untuk pekarangan rumah, sekolah, dan kantor
– Sampah terpilah dapat menjadi bahan baku UMKM.

Menuju Meulaboh Bebas Sampah. DLH mengimbau seluruh instansi pemerintah dan swasta untuk menyediakan fasilitas pemilahan sampah demi mewujudkan Kota Meulaboh yang bersih dan sehat. Upaya ini juga bertujuan mengurangi sampah ilegal yang dapat menimbulkan penyakit dan bau tidak sedap.

Mari kita jadikan kebersihan sebagai budaya dan tanggung jawab bersama. Dengan sinergi dan kolaborasi, Aceh Barat bisa menjadi contoh daerah yang peduli lingkungan dan berdaya secara ekonomi melalui pengelolaan sampah yang bijak.

Tim Intelijennews.

Tinggalkan Balasan