Kopdar Kiwal PAC Biringkanaya: Pererat Kekompakan, Bahas Program Kerja, dan Rekrut Anggota Baru

 

INTELIJENNEWS, Makassar, 28 Agustus 2025 – Kebersamaan, loyalitas, dan semangat organisasi kembali dipertegas oleh keluarga besar Kiwal PAC Biringkanaya melalui kegiatan kopdar rutin. Pertemuan yang dihadiri jajaran pengurus, anggota, hingga para Kepala Bidang (Kabid) berlangsung penuh keakraban sekaligus produktif dengan membahas arah organisasi ke depan.

Kehadiran Ketua PAC Biringkanaya, Achmad SE, menjadi energi tersendiri dalam forum ini. Beliau menekankan bahwa organisasi tidak akan berjalan jika tidak ada komitmen bersama. Dengan semangat kekeluargaan, kopdar ini membuktikan bahwa Kiwal Garuda Hitam bukan sekadar perkumpulan, melainkan wadah perjuangan yang memiliki visi sosial, kebersamaan, dan kepedulian.

Bahas Program Kerja dan Tanggung Jawab Kabid:

Forum kopdar kali ini diarahkan sebagai ajang evaluasi, koordinasi, sekaligus konsolidasi program kerja. Ketua PAC menegaskan agar setiap Kabid menyusun, mengajukan, dan melaporkan program kerja sesuai bidang masing-masing. Hal ini penting untuk memastikan organisasi bergerak terarah, disiplin, serta memiliki manfaat nyata bagi anggota dan masyarakat luas.

Selain itu, ditekankan pula bahwa jabatan dalam struktur organisasi bukan hanya simbol, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Setiap anggota diingatkan untuk menjaga nama baik organisasi, menjunjung marwah, dan menjadikan Kiwal sebagai rumah besar bersama.

Rekrutmen Anggota Baru Salah satu hal yang menggembirakan dalam kopdar kali ini adalah hadirnya anggota baru yang secara resmi bergabung dengan Kiwal PAC Biringkanaya. Mereka diperkenalkan kepada seluruh jajaran dan diberikan pemahaman tentang aturan, prosedur, serta kewajiban yang berlaku.

Proses rekrutmen ini tidak hanya menambah jumlah anggota, tetapi juga memperluas jaringan solidaritas. Semakin banyak yang bergabung, semakin besar pula kekuatan organisasi dalam bergerak dan mengabdi untuk masyarakat.

Iuran Bulanan sebagai Wujud Gotong Royong Dalam kesempatan ini, Ketua PAC juga menekankan kembali tentang iuran bulanan. Iuran bukan semata kewajiban administratif, melainkan bentuk gotong royong yang manfaatnya akan kembali ke anggota. Dana yang terkumpul akan digunakan untuk mendukung program-program sosial, seperti membantu anggota yang sakit, memberikan santunan duka, serta menyalurkan bantuan pada musibah kebakaran, banjir, dan kegiatan sosial lainnya.

Dengan demikian, iuran bukanlah beban, melainkan simbol persaudaraan dan solidaritas yang memperkuat eksistensi organisasi.

Organisasi dalam Bingkai Hukum

Kiwal PAC Biringkanaya dalam kiprahnya juga menegaskan diri sebagai organisasi yang selaras dengan konstitusi dan aturan negara.

Pasal 28 UUD 1945 menjamin kebebasan berserikat, berkumpul, dan menyampaikan pendapat.

Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan, pada Pasal 5 ayat (1) menegaskan bahwa organisasi berfungsi sebagai wadah partisipasi masyarakat dalam pembangunan bangsa.

Sementara Pasal 21 UU Ormas menekankan bahwa organisasi wajib menjaga persatuan, menegakkan nilai kemanusiaan, dan berperan dalam menjaga ketertiban sosial.

Dengan dasar hukum tersebut, keberadaan Kiwal PAC Biringkanaya bukan hanya sah secara konstitusi, tetapi juga bermakna strategis sebagai pilar masyarakat dalam menjaga persatuan, solidaritas, dan keadilan sosial.

Kebersamaan di Tengah Perbedaan Seperti forum musyawarah pada umumnya, kopdar juga diwarnai oleh perbedaan pendapat. Namun, semua peserta menyepakati bahwa perbedaan adalah kekuatan. Perbedaan sudut pandang justru melahirkan ide-ide segar yang memperkaya langkah organisasi.

Ketua PAC Achmad SE menutup kopdar dengan pesan tegas:

“Organisasi yang sehat adalah organisasi yang tumbuh dengan musyawarah, terbuka terhadap kritik, dan setia pada nilai kebersamaan. Tujuan kita hanya satu, yaitu menjadikan Kiwal sebagai organisasi yang bermarwah dan bermanfaat bagi masyarakat.”

Kesimpulan:

Kopdar Kiwal PAC Biringkanaya kali ini menjadi momentum penting untuk:

memperkuat kekompakan, memperjelas program kerja, memperluas keanggotaan,serta menegaskan nilai gotong royong dan kebersamaan.

Lebih dari itu, kegiatan ini juga memperlihatkan bahwa Kiwal bukan hanya perkumpulan, melainkan bagian dari implementasi hak konstitusional warga negara dalam berorganisasi sebagaimana diatur dalam UUD 1945 dan UU Ormas.

Dengan struktur yang solid, visi yang jelas, dan semangat kebersamaan yang tinggi, Kiwal Garuda Hitam diharapkan akan terus hadir sebagai organisasi yang kuat, bermarwah, dan menjadi bagian penting dari perjuangan sosial di tengah masyarakat.

 

✍️ Penulis: M. Yusuf

Tinggalkan Balasan