Bupati Maluku Tenggara Jemput Bola ke DPR RI, Perjuangkan Inpres Jalan Daerah 2026–2027 

Bupati Maluku Tenggara Jemput Bola ke DPR RI, Perjuangkan Inpres Jalan Daerah 2026–2027 

Maluku. Intelijennews. Com – Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara menunjukkan keseriusannya dalam memperjuangkan percepatan pembangunan infrastruktur daerah. Bupati Maluku Tenggara turun langsung melakukan lobi dan koordinasi strategis dengan Saadiah Uluputty serta Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku, David Samosir, guna memperkuat dukungan terhadap usulan program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) Tahun Anggaran 2026–2027.

Langkah “jemput bola” ke pusat tersebut dinilai sebagai sinyal kuat bahwa Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara tidak ingin pembangunan daerah berjalan lambat akibat keterbatasan anggaran daerah semata. Infrastruktur jalan disebut menjadi salah satu kebutuhan paling mendesak karena berkaitan langsung dengan konektivitas wilayah, distribusi logistik, pelayanan publik, hingga pertumbuhan ekonomi masyarakat,

Dalam agenda koordinasi itu, Bupati menegaskan bahwa dukungan pemerintah pusat sangat dibutuhkan agar sejumlah ruas jalan strategis di Maluku Tenggara dapat masuk dalam prioritas pembangunan nasional melalui skema Inpres Jalan Daerah.

“Ini adalah bentuk keseriusan pemerintah daerah agar kebutuhan masyarakat terkait pembangunan jalan benar-benar mendapat perhatian pemerintah pusat,” demikian substansi pembahasan dalam pertemuan tersebut.

Program Inpres Jalan Daerah sendiri menjadi salah satu instrumen percepatan pembangunan infrastruktur nasional yang diarahkan untuk membantu daerah-daerah yang masih menghadapi keterbatasan akses dan konektivitas.

Kehadiran Anggota Komisi V DPR RI dalam koordinasi tersebut dinilai sangat strategis karena komisi tersebut membidangi sektor infrastruktur, transportasi, dan pembangunan wilayah. Dukungan politik dari DPR RI dianggap menjadi faktor penting dalam mengawal usulan daerah agar mendapat perhatian di tingkat pusat.

Sementara itu, koordinasi dengan BPJN Maluku menjadi langkah teknis yang dinilai krusial agar seluruh usulan yang diajukan memenuhi aspek perencanaan, kelayakan, serta sinkronisasi dengan program prioritas nasional.

Jika usulan itu nantinya disetujui pemerintah pusat, maka masyarakat di Maluku Tenggara berpeluang menikmati peningkatan kualitas infrastruktur jalan secara bertahap pada periode 2026–2027. Dampaknya diyakini tidak hanya memperlancar mobilitas warga, tetapi juga membuka akses ekonomi baru serta memperkuat sektor pariwisata daerah.

Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara optimistis perjuangan tersebut akan membawa hasil positif demi mendorong percepatan pembangunan di daerah berjuluk Bumi Larvul Ngabal.

 

JCS

Tinggalkan Balasan