INTELIJENNEWS.COM – Sidrap 23 Oktober 2025 – Kasus penembakan mobil di Desa Lainungan, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), akhirnya menemukan titik terang. Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulawesi Selatan (BNNP Sulsel) secara resmi menyerahkan kembali barang bukti mobil yang sempat diberondong peluru oleh oknum petugas, dan mengakui bahwa kendaraan tersebut bukan milik bandar maupun pengedar narkoba.
Mobil jenis Mitsubishi Expander milik PT. Muda Jaya Perkasa, usaha rental kendaraan yang dikelola oleh Hasdar, warga Tanru Tedong, Kecamatan Dua Pitue, Sidrap, sebelumnya menjadi sorotan publik setelah diberondong delapan peluru dalam operasi yang dilakukan Selasa (14/10/2025) dini hari.
Setelah dilakukan klarifikasi dan investigasi internal, pihak BNNP Sulsel menyatakan bahwa terjadi kesalahan dalam identifikasi target operasi, dan kendaraan tersebut tidak terlibat dalam jaringan peredaran narkotika.

Sebagai bentuk tanggung jawab, BNNP Sulsel menyerahkan langsung kendaraan yang rusak kepada pemiliknya di polres sidrap,(Rabu 22 Oktober 2025) sekaligus menyampaikan permintaan maaf serta komitmen memperbaiki koordinasi di lapangan agar kejadian serupa tidak terulang.
Menanggapi langkah tersebut, Jumardin, S.H.,M.H.,C.L.E.,C.FLS selakuKetua Koordinator Bidang Pengawasan dan Monitoring Badan Khusus WASPAMOPS LMR RI Sulawesi Selatan memberikan apresiasi dan memastikan tidak akan ada aksi unjuk rasa sebagaimana rencana sebelumnya.

“Kami menghargai langkah cepat dan tanggung jawab BNNP Sulsel yang telah menyelesaikan persoalan dengan baik. Kendaraan sudah diserahkan dan diakui bukan milik pelaku kejahatan. Maka dari itu, kami nyatakan persoalan ini selesai, dan aksi demo kami batalkan,” ujar Ketua Koordinator Bidang Pengawasan dan Monitoring Badan Khusus WASPAMOPS LMR RI Sulsel, Kamis l (23/10/2025).
Pihaknya juga menyampaikan terima kasih kepada BNNP Sulsel dan Polres Sidrap atas keterbukaannya dalam menyelesaikan peristiwa tersebut secara damai dan transparan.

“Kami dari WASPAMOPS LMR RI Sulsel akan terus melakukan fungsi pengawasan dan monitoring dengan cara yang konstruktif. Langkah BNNP Sulsel ini patut diapresiasi sebagai bentuk tanggung jawab moral dan institusional,” tambahnya.
Dengan penyelesaian ini, situasi di Sidrap kembali kondusif. Publik pun berharap kejadian serupa menjadi pelajaran penting bagi seluruh aparat agar selalu mengutamakan kehati-hatian, prosedur hukum, dan profesionalitas dalam bertugas.
Ardi. SH