ACEH BARAT : Dalam wujud nyata kepemimpinan yang berlandaskan solidaritas dan empati, Bupati Aceh Barat, Tarmizi, bersama Anggota DPRK Aceh Barat, Fajar Ziyady, melakukan kunjungan langsung kepada seorang mahasiswa yang menjadi korban insiden pelemparan batu saat aksi demonstrasi damai di Gedung DPRK Aceh Barat.
Kunjungan tersebut dilakukan di kediaman korban, Kos Griya Mahoni, Kecamatan Meurubo. Mahasiswa asal Aceh Singkil itu mengalami luka akibat lemparan batu dari oknum tak dikenal di tengah berlangsungnya aksi penyampaian aspirasi.
Bupati Tarmizi menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden tersebut dan menegaskan komitmennya terhadap perlindungan hak demokrasi warga.
Kami sangat menyesalkan kejadian ini. Aksi mahasiswa adalah bentuk demokrasi yang sah dan harus dijaga kondusifitasnya. Tindakan pelemparan batu ini adalah provokasi yang berpotensi mencoreng semangat demokrasi yang sehat,” tegas Bupati.
Senada dengan itu, Anggota DPRK Fajar Ziyady turut menyampaikan dukungan terhadap kebebasan berpendapat yang dilakukan secara damai.
Kami mendukung kebebasan berpendapat, namun tentu dengan cara-cara yang damai. Peristiwa ini menjadi catatan penting agar kita tidak membiarkan pihak-pihak yang ingin memprovokasi suasana,” ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati dan anggota dewan memberikan semangat kepada korban serta memastikan ia mendapatkan perawatan medis yang layak. Mereka juga mengimbau seluruh elemen masyarakat, khususnya mahasiswa, untuk tetap menjaga suasana damai dan tidak terprovokasi oleh tindakan yang merusak nilai-nilai demokrasi.
Aksi mahasiswa yang digelar sebelumnya bertujuan menyampaikan aspirasi terkait isu nasional. Meski sempat diwarnai gesekan antara massa dan aparat, mayoritas peserta aksi menunjukkan sikap tertib dan damai.
Langkah cepat Bupati Tarmizi menjadi cerminan kepemimpinan yang responsif, inklusif, dan berpihak kepada rakyat. Kepedulian terhadap korban serta penegasan terhadap nilai demokrasi menunjukkan bahwa pemimpin sejati bukan hanya hadir di ruang kebijakan, tetapi juga di tengah masyarakat yang membutuhkan perlindungan dan perhatian.
Tim Intelijennews.