ACEH BARAT : Menyikapi fenomena cuaca panas ekstrem yang melanda wilayah Aceh Barat, Komandan Kodim 0105/Abar, Letkol Inf Hendra Mirza, S.E., M.Si., mengeluarkan imbauan resmi kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), serta menjaga kesehatan tubuh di tengah suhu udara yang meningkat tajam.
Dalam pernyataannya, Dandim menegaskan agar masyarakat tidak membuka atau mengolah lahan pertanian dan perkebunan dengan cara membakar, mengingat dampak yang ditimbulkan sangat serius terhadap ekosistem dan keselamatan publik.
Kami mengingatkan dengan tegas, jangan membakar lahan dalam bentuk apapun. Jika terbukti melanggar, pelaku akan dikenakan sanksi pidana dan denda sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Letkol Inf Hendra Mirza.
Dandim juga mengajak masyarakat untuk bersikap proaktif dan edukatif dalam mencegah Karhutla. Jika menemukan indikasi pembakaran lahan oleh oknum tertentu, masyarakat diminta untuk segera melapor kepada Babinsa, Bhabinkamtibmas, Keuchik, atau aparatur desa setempat agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.
Vegetasi kering dan lahan gambut sangat rentan terbakar. Jangan membakar sampah atau membuang puntung rokok sembarangan. Jika melihat aktivitas mencurigakan, segera cegah atau laporkan,” tambahnya.
Selain aspek lingkungan, Dandim turut menyoroti dampak kesehatan akibat suhu ekstrem, seperti dehidrasi, heat stroke, dan iritasi kulit. Ia mengimbau masyarakat untuk menjaga kondisi tubuh dengan:
– Mengonsumsi air putih yang cukup
– Menghindari aktivitas berat di bawah terik matahari
– Menggunakan pelindung diri seperti topi dan masker saat beraktivitas di luar ruangan
– Menjaga kebersihan lingkungan agar kualitas udara tetap higienis
Melalui imbauan ini, Kodim 0105/Abar berharap tercipta kesadaran kolektif untuk mencegah Karhutla dan menjaga kesehatan masyarakat di tengah cuaca ekstrem yang sedang berlangsung.
Tim Intelijennews.