Maluku. Intelijen news.com– Kamis pagi 16/4/2026, pesisir Desa Adodo Molu ramai bukan karena pesta, Puluhan pemuda berseragam AMGPM turun ke lumpur menanam satu per satu bibit mangrove bukan seremoni tapi aksi nyata selamatkan kampung dari gerusan ombak serta selamatkan biota laut,
Menurut ketua cabang Getsemani Adodo Molu, Domilton Werulun, S.Pi bahwa, kegiatan penanaman mangrove pesisir pantai Desa Adodo Molu ini merupakan bentuk kepedulian dari AMGPM Cabang Getsemani terhadap ekosistem laut, ucap Ketua AMGPM Cabang Getsemani Ranting Adodo Molu kepada media ini,
5 Bulan Menanti, Demi Benteng Hijau
Aksi tanam ini bukan kerja semalam, bibit bakau atau Tongke sudah disemai sejak November 2025 dan baru dilaksanakan pada April 2026 akarnya cukup kuat untuk ditanam, ucapnya
Lanjut dia, mangrove selain menjadi tempat tinggal bagi biota laut dan tanaman mangrove juga bermanfaat untuk melindungi pantai dari pengikisan akibat gelombang laut sehingga selain menjaga ikan, juga menyelamatkan pantai Adodo Molu untuk masa depan anak cucu, jelasnya
Garda Tedu Tak Jalan Sendiri
AMGPM menggandeng banyak tangan, Ada Pemerintah Kecamatan Molu Maru, Pemerintah Desa Adodo Molu, Korwil Pertanian Kec. Momar, sampai Majelis Jemaat GPM Adodo Molu. Gereja, pemuda, pemerintah, petani satu barisan jaga pesisir,
Komitmen kami untuk tetap berkontribusi demi kemajuan Negeri Molu Maru Tercinta. Salam Garda Tedu, tutupnya.
Tanimbar ancaman abrasi nyata. Tapi hari ini Adodo Molu membuktikan kalau anak muda gereja bergerak lumpur pun bisa Jadi harapan.
(JCS)