Intelijen news, Sinjai – 6/3/2026, Warga yang bermukim di sepanjang jalan penghubung Kabupaten Gowa menuju kawasan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai, mengeluhkan kondisi jalan yang rusak parah dan belum juga mendapat perbaikan dari pemerintah selama kurang lebih lima tahun terakhir.
Ruas jalan yang merupakan jalan provinsi di Sulawesi Selatan tersebut menjadi akses vital penghubung antara Kabupaten Gowa dan Kabupaten Sinjai, khususnya menuju wilayah Sinjai Barat. Setiap hari, jalan ini dilintasi kendaraan roda dua maupun roda empat yang melintas dari arah Sinjai Barat menuju Gowa hingga Makassar, begitu pula sebaliknya.
Namun kondisi jalan saat ini dinilai sangat memprihatinkan. Di sejumlah titik terlihat permukaan jalan bergelombang dan dipenuhi lubang besar. Bahkan pada beberapa bagian, permukaan jalan masih tampak seperti tanah karena lapisan aspal sudah rusak dan terkikis.
Ketika musim hujan tiba, kondisi jalan semakin memburuk. Permukaan jalan menjadi licin dan berubah menjadi lumpur, sehingga sangat berbahaya bagi pengendara yang melintas.
Salah seorang warga Desa Bolaromang mengungkapkan bahwa kerusakan jalan tersebut sudah berlangsung cukup lama, namun hingga saat ini belum ada perbaikan yang signifikan dari pemerintah.
“Kerusakan jalan ini sudah lama sekali, kira-kira sudah lima tahun, tapi belum juga diperbaiki. Padahal ini jalan utama yang setiap hari dilalui masyarakat,” ujar warga tersebut.
Warga berharap pemerintah provinsi segera membuka mata dan melihat langsung kondisi jalan yang semakin memprihatinkan tersebut. Mereka meminta agar perbaikan segera dilakukan karena jalan itu merupakan jalur penting yang menunjang aktivitas masyarakat dan perekonomian antar wilayah.
Jika tidak segera ditangani, warga khawatir kerusakan jalan akan semakin parah dan berpotensi menimbulkan kecelakaan bagi para pengguna jalan yang setiap hari melintas di jalur tersebut.