Jangan Ditransfer! Modus Jual Beli Harga Murah Marak di Media Sosial, Masyarakat Terancam Kehilangan Uang

Jangan Ditransfer! Modus Jual Beli Harga Murah Marak di Media Sosial, Masyarakat Terancam Kehilangan Uang

INTELIJENNEWS, INDONESIA — Praktik penipuan dengan modus jual beli melalui media sosial kian menjadi perhatian. Kemudahan bertransaksi secara daring justru dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk mengelabui calon pembeli demi mendapatkan keuntungan secara ilegal.

Modus yang digunakan beragam, mulai dari menawarkan barang dengan harga jauh di bawah pasaran, menggunakan foto produk milik orang lain, hingga meminta pembayaran terlebih dahulu sebelum akhirnya menghilang tanpa mengirimkan barang yang dijanjikan. Tidak sedikit pula akun yang diduga sengaja dibuat untuk meyakinkan korban sebelum transaksi dilakukan.

Pelaku biasanya memanfaatkan kepercayaan calon pembeli melalui komunikasi yang terlihat meyakinkan. Bahkan, sebagian akun dapat menggunakan testimoni, bukti pengiriman, maupun identitas yang tampak profesional untuk membangun reputasi palsu. Setelah uang ditransfer, pelaku bisa memutus komunikasi, memblokir korban, atau menghapus akun media sosialnya.

Kondisi ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar tidak mudah tergiur dengan penawaran yang terlalu murah dan menjanjikan keuntungan besar. Sebelum melakukan transaksi, calon pembeli perlu memeriksa rekam jejak penjual, memastikan keaslian barang, serta menggunakan metode pembayaran yang memiliki perlindungan konsumen.

Masyarakat juga diimbau untuk menyimpan seluruh bukti transaksi, percakapan, nomor rekening, dan informasi akun penjual apabila menemukan dugaan penipuan. Bukti tersebut dapat digunakan untuk melaporkan kejadian kepada pihak berwenang maupun penyedia platform terkait.

Penipuan jual beli di media sosial bukan hanya menimbulkan kerugian finansial, tetapi juga mengikis kepercayaan masyarakat terhadap transaksi digital. Karena itu, kewaspadaan pengguna, respons platform, dan penegakan hukum menjadi bagian penting dalam mencegah semakin banyaknya korban.

 

**SEMOGA BERMANFAAT**

Tinggalkan Balasan