INTELIJENNEWS.COM, MAKASSSAR – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Makassar sudah mulai berjalan, akan tetapi,kali ini menuai sorotan tajam dari orang tua siswa,pada 17 September 2025.
Kejadian itu terjadi di Sekolah Dasar Inpres Unggulan BTN Pemda,Jalan Ap.Pettarani Blok e19 no.25,Kelurahan Tidung, Kecamatan Rappocini,Kota Makassar.
Ada orang tua siswa yang menghubungi walikelas anaknya dan meminta untuk tidak memberi makanan MBG ke anak mereka.
Baca juga : Polda Sulbar Rancang Sistem Pengawasan Kolaboratif untuk Program Makanan Bergizi Gratis (MBG)
“Jangan kasi makan anak saya, kalau makanannya bau” kata Orang tua siswa.
Hal itu dikarenakan orang tua tersebut takut nanti anaknya sakit perut karena tidak biasa makan makanan yang berbau.
“Ini makanan bergizi tapi kenapa berbau” sambungnya dengan nada kecewa.
Dari pihak Sekolah Dasar Inp Unggulan BTN Pemda, sudah menghubungi pengelolah dan meminta klarifikasi,karena ada orang tua siswa yang menolak diberikan makanan MBG ke anaknya dikarenakan ada bau menyengat dari salah satu lauknya.
Baca juga : Pelayanan RS Bahagia Tidak Maksimal,Pasien Kelaparan Gegara Tidak Kebagian Makanan
“Saya melarang anak anak makan, karena jangan sampai terjadi apa apa dengan mereka” Kata Salah seorang pendidik yang tidak ingin namanya dipublikasikan.
Awak media sempat mencium makanan yang dianggap tidak layak dan berbau tersebut.dan ternyata ada bau menyengat di sayur yang bercampur dengan tahu tempe, serta telurnya berwarna kuning kehitaman.
Sekedar Informasi kalau kadang makanan tidak sesuai selera siswa dan kurang enak rasanya.
Menanggapi hal tersebut, awak media melalui telepon Whatsap meminta penjelasan penanggung jawab Penyedia Makanan Bergizi Gratis yang terletak di Perumahan Minasa Upa Blok B, Kelurahan Minasa Upa, Kecamatan Rappocini, Makassar.
Pak Adhe menjelaskan kepada awak media mengatakan Bahwa dirinya sudah ke sekolah yang ada beberapa siswa menolak memakan makanan yang pihaknya siapkan, alasannya ada bau.
“Saya ketemu langsung Kepseknya dan menjelaskan penyebab sampai ada bau” Ungkap Adhe.
Dirinya sudah mengecek asal bau dan diakuinya ada bau yang disebabkan bercampurnya telur dengan bawang merah.
“Bau karena telur bercampur bawang merah” Katanya.
Mengenai telur ayam yang bewarnah kuning kehitaman. “Itu faktor cara masaknya pak, kami pakai system running dalam pelayanan ini” tutupnya.
(zl)
