Maluku. Intelijen news.com – Pemerintah Provinsi Maluku resmi menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 di Hotel Santika Ambon, Selasa (14/4/2026).
Kegiatan penting ini dibuka langsung oleh Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, yang dalam sambutannya menegaskan bahwa saat ini merupakan fase percepatan pembangunan.
“Ini saatnya percepatan. Harapan masyarakat semakin besar, hasil pembangunan harus makin terasa,” tegasnya.
Penandatanganan Kerja Sama, Pemprov Gandeng Kementerian Hukum
Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan kerja sama antara Pemprov Maluku dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum sebagai langkah memperkuat perlindungan hukum dan ekonomi daerah.
Kepala Bappeda Beberkan Fakta Penting
Kepala Bappeda Maluku, Anton Lailossa, mengungkapkan Musrenbang menjadi bagian penting dalam sistem perencanaan nasional. Merujuk pada Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 yang menekankan pentingnya perencanaan partisipatif.
“Harus selaras antara aspirasi masyarakat dan kebijakan nasional,” jelasnya.
Ekonomi Tumbuh, Kemiskinan Turun
Berdasarkan data BPS Provinsi Maluku pertumbuhan ekonomi Maluku mencapai 5,44%, angka kemiskinan menurun menjadi 15,25%.
IPM naik ke 74,09 (kategori tinggi)
Capaian ini menunjukkan tren pembangunan yang positif di Maluku. Proyek Strategis Jadi Andalan sejumlah proyek strategis nasional terus didorong, di antaranya, bendungan Way Apu yang hampir selesai.
Blok Masela yang masih berjalan
Proyek Ambon Terpadu yang kembali masuk prioritas nasional tapi, Tantangan Masih Mengintai meski capaian positif, pemerintah mengakui masih ada tantangan serius seperti lapangan kerja terbatas,infrastruktur belum merata, konektivitas antar wilayah masih lemah sehingga dalam kesempatan itu gubernur menegaskan kondisi global dan keterbatasan fiskal juga menjadi tekanan.
“Kita harus lebih cerdas dan inovatif dalam mengelola sumber daya,” ujarnya.
Deretan Prestasi Maluku
Pemprov Maluku juga mencatat sejumlah prestasi nasional, mulai dari keterbukaan informasi hingga penghargaan dari pemerintah pusat. Namun,Gubernur menegaskan penghargaan bukan tujuan akhir.
“Ini jadi motivasi untuk terus bekerja lebih baik,” katanya.
Pesan Penutup yang Tegas
Di akhir sambutan, Hendrik Lewerissa mengingatkan pentingnya menjaga keharmonisan dalam pembangunan.
“Pembangunan harus memperkuat persaudaraan orang Maluku, bukan menimbulkan konflik.”
Musrenbang ini diharapkan mampu menghasilkan program yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
(**)