INTELIJENNEWS, Mamuju Tengah, 12 Agustus 2025 — Isak tangis menyelimuti rumah sederhana keluarga M. Yusuf T di pesisir Karossa Pantai, Kecamatan Karossa, Mamuju Tengah. Dalam kondisi tubuh yang semakin lemah dan tidak berdaya, M. Yusuf T hanya memiliki satu permintaan terakhir: bertemu sang anak, Ikbal, yang kini tengah menjalani masa tahanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Mamuju akibat kasus narkoba.
Dengan suara lirih, keluarga M. Yusuf T memohon kepada pihak Lapas Mamuju, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah, serta aparat penegak hukum terkait agar memberikan kebijakan khusus demi mempertemukan ayah dan anak tersebut.
“Bapak kami sudah tidak bisa bergerak, sakitnya semakin parah. Kami hanya ingin beliau bisa melihat anaknya sekali saja, sebelum terlambat,” tutur salah satu anak M. Yusuf T, menahan tangis.
Pihak keluarga bahkan bersedia menjadi penjamin penuh apabila permohonan tersebut dikabulkan. Mereka berharap ada kebijakan kemanusiaan yang dapat membuka jalan, sesuai dengan ketentuan yang telah diatur dalam undang-undang tentang hak tahanan untuk bertemu keluarga yang sedang sakit keras.
“Kami masyarakat kecil tidak tahu persis bagaimana prosedur resmi, tapi kami mohon pihak berwenang membantu. Ini bukan hanya soal hukum, ini soal kemanusiaan,” tambahnya.
Keluarga besar M. Yusuf T menggantungkan harapan kepada pemerintah dan aparat terkait agar dapat menyambungkan permohonan ini. Mereka hanya ingin melihat momen haru, seorang ayah yang terbaring lemah, memeluk anaknya meski hanya sebentar.
“Tolong bantu kami orang tua sedang sakit ingin melihat saudara kami
Penulis : Yusuf