INTELIJENNEWS, – Makassar, 24 Agustus 2025 Semarak kemerdekaan terasa kuat di lingkungan RT 003/RW 006, Kelurahan Laikang, Kecamatan Biringkanaya. Warga dengan penuh antusias menggelar Pesta Rakyat untuk memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia, yang berlangsung di Lapangan RT 003/RW 006, Jalan Polmas Perumnas Sudiang, pada Minggu malam (24/8/2025).
Ribuan warga tumpah ruah memenuhi lapangan, menjadikan pesta rakyat ini lebih dari sekadar hiburan. Malam penuh kebersamaan itu menghadirkan tarian tradisional, dance modern, lomba olahraga ibu-ibu, permainan anak-anak, hingga pertunjukan budaya. Sorak sorai menggema, menghidupkan suasana yang tak hanya menghibur tetapi juga membangkitkan semangat nasionalisme.
Acara resmi dibuka oleh Ketua Panitia, Muh. Sabri, S.Sos., M.P., yang dengan penuh semangat menyampaikan sambutan sekaligus menyalakan kobaran kebersamaan warga Perumnas Sudiang. Pentas seni menjadi sajian utama, dengan anak-anak, remaja, hingga dewasa tampil bergantian di atas panggung.

Tak hanya hiburan, momen penghargaan lomba HUT RI turut memberi kesan mendalam. Para juara diumumkan satu per satu, menerima hadiah langsung dari para Ketua RT. Dari lomba anak-anak, ibu-ibu, hingga tingkat remaja dan dewasa, semuanya mendapat apresiasi di hadapan penonton yang memberikan tepuk tangan meriah.
Sejumlah tokoh masyarakat ikut hadir memberi warna acara, di antaranya Ketua RW 006 Andi Tenri, Ketua Prodi Laikang Hasanuddin, Ketua RT 08, hingga mantan Ketua RT 005 Kudikal Muh. Abu Bakar, S.H., M.H. yang turut membagikan hadiah. Kehadiran mereka mempertegas bahwa pesta rakyat ini adalah perayaan milik bersama, lintas RT dan RW.

Dalam sambutannya, Ketua RW , Tenri, Ampa SPDI menekankan pentingnya menjaga rasa persaudaraan:
Mari kita saling menghormati antar sesama, dan jangan lupa untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan. Dengan persatuan, lingkungan kita akan semakin kokoh dan harmonis,” pesannya yang disambut tepuk tangan meriah warga.
Acara penutupan semakin meriah dengan lomba makan kerupuk, tarian rakyat, dan berbagai permainan tradisional. Anak-anak tertawa lepas, orang tua ikut bersorak mendukung, dan seluruh warga larut dalam suasana kekeluargaan.
Lebih dari sekadar pesta, kegiatan ini membuktikan bahwa kebersamaan adalah kekuatan. Pesta rakyat menjadi wadah untuk mempererat tali silaturahim, menguatkan nilai nasionalisme, sekaligus menegaskan bahwa semangat kemerdekaan hanya bisa dijaga bila warga saling bergandengan tangan.
Panitia menyampaikan terima kasih kepada para donatur dan semua pihak yang mendukung terlaksananya acara.
Dirgahayu Republik Indonesia ke-80. Semoga momentum ini menjadi pengingat bahwa kemerdekaan adalah tanggung jawab kita bersama. Mari terus menjaga persatuan dan kesatuan, mulai dari lingkungan kita sendiri,” tutup panitia dengan semangat
Penulis : sam dg alle