GOWA, INTELIJEN NEWS – Ratusan pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Koalisi Ojol Nasional menggelar aksi di kantor Maxim Cabang Makassar yang berada di wilayah Gowa, Sulawesi Selatan, Selasa (20/10/2026).
Aksi tersebut dilakukan untuk menyuarakan sejumlah keberatan terhadap kebijakan manajemen yang dinilai memberatkan mitra pengemudi.
Berdasarkan informasi yang beredar, terdapat empat tuntutan utama yang disampaikan para pengemudi.
Tuntutan tersebut meliputi penghapusan sistem fokus atau shift berbayar, kejelasan manfaat iuran BPJS Ketenagakerjaan, evaluasi potongan aplikasi yang diklaim melebihi 8 persen, serta penghentian sementara pendaftaran mitra baru.
Para pengemudi menilai kebijakan tersebut perlu dievaluasi, terutama di tengah kondisi persaingan yang semakin ketat dan peluang mendapatkan pesanan yang dirasakan semakin sulit.
Bagi para mitra pengemudi, transparansi kebijakan dan kejelasan perhitungan pendapatan menjadi hal penting.
Mereka berharap aspirasi yang disampaikan dapat ditanggapi secara terbuka oleh pihak manajemen agar tercipta hubungan kemitraan yang lebih adil dan saling menguntungkan.
Aksi ini juga menjadi pengingat pentingnya komunikasi antara perusahaan penyedia layanan transportasi daring dan para mitranya.
Setiap kebijakan yang berdampak pada pendapatan pengemudi diharapkan disertai penjelasan yang transparan serta mekanisme evaluasi yang jelas.
Hingga berita ini disusun, informasi mengenai tanggapan resmi pihak manajemen Maxim atas tuntutan tersebut masih perlu dikonfirmasi.
Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada pihak Maxim maupun perwakilan Koalisi Ojol Nasional guna memastikan pemberitaan yang berimbang.
( Tim Redaksi )