Sulbar Digegerkan Modus Baru Sabu dalam Deodoran

Sulbar Digegerkan Modus Baru Sabu dalam Deodoran

MAMUJU-POLDA-SULBAR, Intelijennews.com., – Kepolisian Daerah Sulawesi Barat (Polda Sulbar) berhasil mengungkap modus baru penyelundupan narkoba yang menggegerkan masyarakat. Seorang pria berinisial S (45) ditangkap setelah diketahui menyembunyikan sabu dalam kemasan deodoran merek Rexona.

 

Penangkapan dilakukan pada Kamis (8/5/2025) di Kelurahan Mamunyu, Kabupaten Mamuju. Petugas Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulbar, yang dipimpin langsung oleh Kompol Eduard Steffry Allan, bergerak cepat setelah menerima laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan di depan bengkel Yasdi Motor.

 

“Saat dilakukan pemeriksaan awal, tidak ditemukan barang mencurigakan. Namun setelah pengecekan lebih teliti, kami menemukan satu sachet berisi kristal bening diduga sabu yang disembunyikan di dalam botol deodoran,” ujar Kompol Eduard kepada awak media.

 

Modus penyelundupan dengan menyamarkan sabu ke dalam produk sehari-hari seperti deodoran disebut sebagai taktik baru yang terbilang licik dan belum pernah terjadi sebelumnya di wilayah Sulbar.

 

Dari hasil interogasi, S mengaku mendapatkan sabu dari seorang pria berinisial B yang berdomisili di Desa Sarudu, Kabupaten Pasangkayu. Saat ini, B telah ditetapkan sebagai buron dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh Ditresnarkoba Polda Sulbar.

 

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan petugas meliputi:

 

Satu sachet berisi sabu

18 sachet plastik kosong

Dua unit telepon genggam

Satu kemasan deodoran Rexona

Pipet dan jarum suntik

Satu unit mobil

Uang tunai sebesar Rp 1.200.000

 

Kompol Eduard menegaskan bahwa pengungkapan kasus ini menjadi bukti keseriusan Polda Sulbar dalam memberantas narkoba hingga ke akar-akarnya. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melapor jika menemukan hal-hal yang mencurigakan di lingkungan sekitar.

 

“Kami tak akan berhenti. Narkoba adalah musuh bersama. Kami butuh peran serta semua pihak demi menjaga masa depan generasi muda kita,” pungkasnya.

 

Polda Sulbar menyatakan komitmennya untuk terus mengembangkan kasus ini dan memperketat pengawasan terhadap jalur-jalur masuk narkoba ke wilayah Sulawesi Barat.

 

Sumber : Humas Polda Sulbar / Ans.

Tinggalkan Balasan