Temui Wakil Bupati Malra, GMNI Minta Pendidikan dan Kesehatan Tetap Jadi Prioritas

Temui Wakil Bupati Malra, GMNI Minta Pendidikan dan Kesehatan Tetap Jadi Prioritas

Maluku.Intelijen.news.- Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Maluku Tenggara melakukan kunjungan silaturahmi dan audiensi dengan Wakil Bupati Maluku Tenggara di ruang kerjanya, Kamis/2026

 

Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPC GMNI Maluku Tenggara Ari Lusubun, didampingi jajaran pengurus, menyampaikan sejumlah aspirasi dan catatan kritis terkait kondisi daerah.

Dukung Pembangunan – Siap Jadi Pengawas

Ari Lusubun menegaskan bahwa organisasinya mendukung penuh segala upaya pemerintah daerah dalam memajukan daerah. Namun, dukungan tersebut disertai dengan komitmen kuat untuk melakukan pengawasan.

 

“Secara prinsip, kami mendukung segala bentuk upaya pembangunan. Namun, jika kebijakan itu justru merugikan masyarakat dan daerah, kami siap berperan sebagai oposisi dan penyeimbang. Pengawasan akan terus kami lakukan agar roda pemerintahan berjalan sesuai koridor, tegas Ari.

 

Dalam diskusi tersebut, kedua pihak membahas berbagai isu strategis, mulai dari situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), dugaan penyalahgunaan dana desa di beberapa Ohoi, hingga evaluasi program-program strategis yang telah direncanakan.

 

Pesan Penting di Tengah Efisiensi

 

Salah satu poin penting yang disuarakan GMNI adalah terkait kebijakan efisiensi anggaran yang saat ini berlaku secara nasional. Menurutnya, di tengah pemangkasan anggaran tersebut, pemerintah daerah harus tetap cerdas memprioritaskan sektor vital.

 

“Kami berharap, meskipun terjadi efisiensi yang cukup besar, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara tetap memprioritaskan anggaran untuk Pendidikan, Kesehatan, dan Kesejahteraan masyarakat. Bagi kami, tiga hal ini adalah fondasi utama yang tidak boleh terabaikan,” ujarnya.

 

Ari menambahkan, masih banyak kebutuhan mendesak di kedua sektor tersebut, mulai dari kelengkapan sarana dan prasarana hingga akses pelayanan yang harus terus ditingkatkan.

“Jangan sampai efisiensi justru mematikan pelayanan dasar kepada rakyat. Justru di situlah kecerdasan pemerintah diuji, bagaimana tetap bekerja maksimal dengan sumber daya yang ada demi kepentingan masyarakat Maluku Tenggara. pungkasnya

 

(JCS)

Tinggalkan Balasan