Pasangkayu – intelijennews.com — Suasana mencekam menyelimuti warga Kelurahan Baras, Kecamatan Baras, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat. Dalam sepekan terakhir, masyarakat dibuat resah oleh beredarnya video dan postingan viral di media sosial yang memperlihatkan dugaan aksi pencurian malam hari serta kemunculan sosok misterius yang disebut warga sebagai “jadi-jadian.”
Kabar ini menyebar cepat di berbagai grup WhatsApp dan platform media sosial. Beberapa warga mengaku sempat melihat dua orang tak dikenal tanpa baju berkeliaran di sekitar pemukiman pada malam hari. Saat hendak didekati, sosok tersebut disebut tiba-tiba menghilang.
“Kami sempat melihat dua orang tanpa baju berjalan cepat di sekitar kebun, tapi saat dikejar langsung hilang. Kami tidak tahu itu orang atau apa,” tutur seorang warga Baras, Selasa (14/10/2025).
Selain kemunculan sosok misterius, warga juga dihebohkan oleh maraknya pencurian kecil di sekitar rumah penduduk. Beberapa unggahan warga menyebut pelaku masuk ke pekarangan dan mengintai rumah pada malam hari. Akibatnya, banyak warga kini tidak berani keluar malam dan memilih ronda bersama untuk menjaga keamanan.
“Sekarang kami takut. Banyak yang jaga malam karena sering terdengar kabar pencuri dan orang jadi-jadian,” ujar warga lainnya.
Kondisi ini membuat suasana di Kelurahan Baras tidak kondusif. Warga menuntut pihak kepolisian sektor Baras serta pemerintah kelurahan dan kecamatan agar segera turun menenangkan masyarakat dan memastikan keamanan wilayah.
“Kami minta polisi dan pemerintah jangan diam. Warga sudah resah. Harus ada tindakan nyata, biar kami tenang,” ungkap salah satu tokoh masyarakat Baras.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari aparat kepolisian maupun pemerintah setempat terkait kebenaran isu tersebut. Namun pihak berwenang diharapkan segera melakukan patroli rutin, pendalaman laporan warga, dan klarifikasi resmi untuk mencegah kepanikan.
Pemerintah dan kepolisian juga diimbau untuk memberikan edukasi literasi digital kepada masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi viral yang belum terverifikasi, serta memperkuat sistem keamanan lingkungan melalui ronda dan komunikasi warga.
Penulis : M y