Kolaborasi Tokoh Ulama dan Aktivis Lingkungan: Aceh Barat Kampanyekan Lingkungan Bersih dan Solidaritas Palestina.

Kolaborasi Tokoh Ulama dan Aktivis Lingkungan: Aceh Barat Kampanyekan Lingkungan Bersih dan Solidaritas Palestina.

INTELIJENNEWS, ACEH BARAT — Pemerintah Kabupaten Aceh Barat kembali menunjukkan komitmennya terhadap lingkungan hidup dan solidaritas kemanusiaan global. Dalam suasana santai namun sarat makna, Imam Besar Masjid Agung Baitul Makmur Tgk. H. Syarifuddin Yahya dan ulama kharismatik Abi Wahid Al Aasyi Lhoknga (PA 212 Aceh) berkolaborasi dalam kampanye “Lingkungan Bersih, Amal untuk Palestina” bersama tokoh bank sampah lokal, Dollah dari Recycle.

Kegiatan ini berlangsung dalam format diskusi terbuka sambil ngopi bareng, menyatukan semangat spiritual, kepedulian sosial, dan aksi nyata di tingkat lokal. Kampanye ini menjadi bagian dari ikhtiar mendukung program Adipura Aceh Barat sekaligus menggalang kesadaran masyarakat untuk beramal bagi Palestina melalui pendekatan yang membumi dan edukatif.

Menjaga kebersihan bukan hanya kewajiban sosial, tapi juga ibadah. Lingkungan yang bersih adalah cermin iman dan bentuk solidaritas terhadap sesama,” tegas Tgk. H. Syarifuddin Yahya.

Kita tidak harus menunggu besar untuk berbuat. Sedekah botol plastik, memilah sampah, dan menjaga drainase adalah bentuk amal yang nyata. Dan hari ini, kita niatkan juga untuk saudara-saudara kita di Palestina,” ujar Abi Wahid Al Aasyi.

Gerakan Edukatif dan Aksi Nyata,dalam pertemuan tersebut, Dollah dari Recycle memaparkan pentingnya membangun budaya daur ulang di tingkat gampong. Ia menekankan bahwa bank sampah bukan hanya solusi lingkungan, tetapi juga sarana pemberdayaan ekonomi dan solidaritas sosial.

Pemerintah Aceh Barat mendukung penuh inisiatif ini sebagai bagian dari strategi terpadu menuju Adipura. Kolaborasi lintas tokoh agama, aktivis lingkungan, dan komunitas akar rumput menjadi kekuatan utama dalam membangun kesadaran kolektif.

Pemerintah mengajak seluruh masyarakat untuk:

– Menjadikan kebersihan sebagai bagian dari ibadah dan gaya hidup.

– Mendukung program Adipura dengan memilah sampah dari rumah.

– Menyalurkan sedekah dan dukungan moral untuk Palestina melalui aksi-aksi lokal yang berdampak.

– Menjadikan masjid, meunasah, dan warung kopi sebagai pusat edukasi lingkungan dan solidaritas.

Kampanye “Lingkungan Bersih, Amal untuk Palestina” bukan sekadar slogan, melainkan gerakan yang menyatukan nilai-nilai Islam, kepedulian sosial, dan tanggung jawab ekologis. Aceh Barat menegaskan bahwa perubahan besar dimulai dari langkah kecil yang konsisten, dan bahwa cinta tanah air serta solidaritas global bisa tumbuh dari secangkir kopi dan sebotol plastik yang tidak dibuang sembarangan.

Tim Intelijennews.

Tinggalkan Balasan