Makassar,Intelijennews.com — Momentum Hari Kesehatan TNI Angkatan Laut (TNI AL) Tahun 2026 menjadi ajang penguatan sinergi antarlembaga di Sulawesi Selatan. Komandan Komando Daerah TNI Angkatan Laut VI (Dankodaeral VI), Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz, S.H., M.M., menyematkan Brevet Kehormatan Hiperbarik kepada sejumlah tokoh penting di Sulawesi Selatan, Rabu (21/10/2026).
Prosesi penyematan berlangsung khidmat di Gedung Hiperbarik Chamber Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Jala Ammari Kodaeral VI, Makassar. Penerima brevet kehormatan tersebut meliputi Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Dr. M. Awal Chairuddin, S.I.K., M.H., Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan Muhammad Syarifuddin, S.H., M.H., serta Plt. Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) Prof. Dr. Farida Patittingi, S.H., M.Hum.
Brevet juga disematkan kepada Wakapolda Sulawesi Selatan Brigjen Pol. Dr. Gidion Arif Setyawan, S.I.K., S.H., M.Hum., dan Wakajati Sulawesi Selatan Prihatin, S.H.
Penyematan brevet kehormatan ini bukan sekadar seremoni. Momentum tersebut menjadi simbol penghormatan sekaligus penguatan hubungan kerja sama antara TNI AL, Polri, kejaksaan, dunia pendidikan, dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Sulawesi Selatan.
HIPERBARIK, KEMAMPUAN STRATEGIS KESEHATAN MATRA LAUT
Dalam sambutannya, Dankodaeral VI menegaskan bahwa kesehatan matra laut memiliki karakteristik tersendiri yang menuntut keahlian khusus, salah satunya melalui ilmu kedokteran hiperbarik.
Menurutnya, fasilitas hyperbaric chamber yang dimiliki RSAL Jala Ammari Kodaeral VI bukan hanya menjadi aset penting untuk mendukung kesiapan prajurit TNI AL, tetapi juga berperan dalam pelayanan kesehatan bagi masyarakat luas di Sulawesi Selatan.
Dankodaeral VI menyampaikan bahwa penyematan brevet kehormatan merupakan bentuk penghargaan TNI AL kepada para tokoh dan pemimpin Forkopimda yang dinilai memiliki peran penting dalam memperkuat sinergi lintas lembaga.
Ia berharap penghargaan tersebut tidak berhenti sebagai simbol kehormatan, tetapi juga menjadi dorongan untuk memperluas pemahaman mengenai kemampuan kesehatan hiperbarik serta memperkuat kolaborasi di bidang kesehatan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Semoga penghargaan ini semakin mempererat hubungan kerja sama, meningkatkan pemahaman terhadap kemampuan kesehatan hiperbarik, serta memperkuat sinergi antara TNI-Polri, pemerintah daerah, dan seluruh unsur terkait,” ujar Dankodaeral VI.
PERKUAT SINERGI, TINGKATKAN PELAYANAN MASYARAKAT
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Komandan Kodaeral VI, para Pejabat Utama Kodaeral VI, serta Kepala Rumah Sakit Angkatan Laut Jala Ammari Kodaeral VI.
Melalui momentum Hari Kesehatan TNI AL 2026, Kodaeral VI menegaskan pentingnya kolaborasi antarlembaga dalam mendukung kesiapan prajurit, pengembangan kemampuan kesehatan matra laut, serta peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Sinergi yang kuat diharapkan menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan tugas sekaligus memperkuat pengabdian kepada bangsa dan negara.
( Tim redaksi )